WP 3 – Paliasa obat herbal buat amal

Sebetulnya tentang paliasa atawa Kleinhovia hospita Linn sudah dua kali aku ceritakan di Multiply dan tampaknya sudah tercatat di Google. Tapi karena mulai bulan Desember 2012, semua yang kagak jualan kudu hengkang dari Multiply, maka yang bakal nyari tulisan saya pasti akan gigit jari.

Selama ini sudah puluhan orang saya bantu dengan daun atawa cangkokannya. Semua gratis dengan syarat bahwa setelah itu yang sudah dapat bantuan tidak perjual belikan. Soalnya saya berikan buat amal doang. Keterlaluan kan kalo ada yang udah dapat amal terus mengkomersialkannya?

Sepanjang pengetahuan saya rebusan daun paliasa bagus buat nyembuhkan hepatitis, mengendalikan pembesaran prostat dan mengatasi masalah yang disebabkan wasir.

Tapi kalo kita buka Google, tiap hari khasiatnya bertambah. Apa betul atawa kagak, aku gak tau. Soalnya belon pernah saya selidiki.

Kalo liat pohon paliasa saya yang umurnya udah sekitar 10 taun, tampaknya kaya tanaman perdu. Padahal salah satu cangkokannya tingginya udah lebih dari 6 meter hingga daunnya susah dipanen. Sebetulnya menjaga itu pohon tetap pendek banyak manfaatnya.

Dengan mengambil daunnya dengan cara menggunting dahannya sekitar 30 cm dari pucuknya, maka pohonnya terangsang untuk menambah cabang. Selaen itu daunnya mudah dijemur dan tidak beterbangan ketiup angin. Tentunya cuci dulu dari debu dan kotoran yang ada di atas permukaan daun.

Setelah 2 hari dijemur, maka daunnya akan kering dan dapat dipetik dan disimpan dalam kantong plastik. Dengan cara ini bisa tahan selama beberapa bulan. Juga khasiatnya tampaknya akan lebih bagus, daripada kalo kita merebus daunnya yang masih segar. Mungkin ada yang tanya berapa dosisnya. Terus terang aku gak tau. Biasanya aku ambil segenggam daun kering dan rebus dalam satu liter aer sampe mendidih. Setelah dingin, bisa diminum pada siang dan malam hari. Rasanya? Ampir gak beda dengan teh.

Satu-satu cara untuk mengembang-biakannya adalah dengan mencangkoknya, yang perlu waktu sekitar satu bulan. Saya dapat cangkokannya dari kawan saya yang pulang dari Ambon. Memang di Indonesia bagian Timur banyak yang sudah menanamnya. Soalnya kalo gak salah, asal usulnya dari Filipina.

Mungkin karena itu, Universitas Hasanuddin dengan bekerja sama dengan fihak Malaysia sudah membuat kapsul berisi  daun paliasa. Untuk memperolehnya tentu kudu bayar. Tapi  kenapa aku kasi gratis pada yang memerlukannya? Jawabnya adalah sekedar buat beramal saja. Siapa tau aku dapat pahala dari Allah SWT. Kepada yang aku berikan, aku minta juga untuk tidak memperdagangkannya. Kalo abis itu dia jualin ya mana aku bisa tau? Tapi kalo udah janji terus melanggarnya ya biasanya kualat kan?

Pohon paliasa tidak perlu perawatan istimewa. Waktu masih kecil kudu cukup aer dan sinar matahari doang. Musuh terbesarnya adalah kutu putih yang selaen menghisap cairan dari tanaman yang dihinggapi, juga menyuntikkan racun ke dalamnya. Cara membasminya yang aku lakukan adalah dengan menyemprotkan larutan Curacron (2 cc dalam satu liter aer) pada bagian-bagian yang dihinggapi kutu putih. Kalo tidak, silahkan say goodbye pada tanaman anda.

Siapa yang memerlukannya, silahkan hubungi saya di mmamir1938@gmail.com lengkap dengan menyebutkan dapat informasi dari mana, nama anda, dan  alamat lengkap. Jangan lupa menyebutkan untuk keperluan apa. Anda dapat ambil di rumah saya di daerah Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, tapi kalo mau dikirim, ya tanggung sendiri ongkos kirimnya ya? Tentunya termasuk biaya transport ke JNE, TIKI atawa kantor pos.

Jawaban-jawaban akan saya berikan melalui e-mail saja.

Cangkokan hanya diberikan kepada mereka yang janji tidak untuk diperjual-belikan tapi memberikan daunnya secara gratis kepada yang memerlukan.

CATATAN: Buat yang nerima cangkokannya, tolong PATUHI instruksi saya, yaitu SEGERA tanam dalam tanah yang terkena SINAR matahari dan SIRAMI selama 2 minggu.

Mengingat semakin banyak yang meminta, maka sementara pemberian cangkokan dibatasi pada yang menderita penyakit-penyakit yang saya sebut di atas dengan melampirkan copy surat keterangan dokter dan atau hasil laboratorium pada e-mail yang anda kirim.  Tanpa itu dengan menyesal tidak dapat saya layani

Khusus buat pak Didi Dimyati:
Email anda sudah saya terima. Tiga kali saya balas, tapi selalu gagal terkirim dengan keterangan bahwa alamat yahoo yang dipergunakan tidak ada (does not excist).
Tolong hubungi saya lagi dengan menggunakan alamat email yang valid.

 

42 thoughts on “WP 3 – Paliasa obat herbal buat amal

  1. Khusus buat pak Didi Dimyati:
    Email anda sudah saya terima. Tiga kali saya balas, tapi selalu gagal terkirim dengan keterangan bahwa alamat yahoo yang dipergunakan tidak ada (does not excist).
    Tolong hubungi saya lagi dengan menggunakan alamat email yang valid.

    Reply
  2. Pa dokter apakah daun paliasa ini bisa menyembuhkan utk penyakit liver yg sudah kronis seperti yang sudah sirosis hati dan sufah terjadi pembengkakan di bagian perutnya. karena orang tua saya mengidap penyakit tersebut. Terimakasih sebelumnya…..

    Reply
  3. Hallo dokter,maaf saya bisa mendapakatkan daun paliasa dri dokter bagaimana caranya dok???tolong jawab ya dok,terimakasih dok

    Reply
  4. Salam kenal.

    Saya sudah kirim email. Terimakasih.

    Ibu kena hepatitis B, dan menjadi sirosis hati, segala obat dan perawatan dokter sudah dicoba, namun sering kambuh dan bertambah parah.

    Tolong bantuannya, karena saya sudah coba cari daun ini susah sekali, saya berdomisili di Bandung.

    Terimakasih DR.

    Reply
    • Mas Dodo, Kok e-mailnya belum saya terima ya?
      Ada e-mail dengan berita serupa, tapi datangnya bukan dari anda.
      Dari pengamatan saya, bila sudah terkena sirosis, maka daun paliasa tidak bermanfaat.
      Jadi saya tidak mau beri harapan palsu.
      Menurut literatur, satu-satunya pengobatan buat sirosis adalah transplantasi hati yang jelas mahal sekali dan hasilnya tergantung dari kondisi sang pasien.
      Coba konsultasi kembali dengan dokter yang merawatnya.
      Semoga ada cara yang lebih baik.
      Bila anda tetap mau coba dengan paliasa, silahkan hubungi saya lagi via e-mail (jangan salah tulis alamat e-mail saya).

      Reply
  5. saya sangat tertarik dengan ulasan bapak dan keikhlasan nya untuk berbagi, Pak Amir saya penderita Hepatitis B dan juga hypertensi, apa saya Bisa mendapatkan daun paliasa untuk pengobatan saya, lsyukur2 kalo bisa dapat stek pohon Pliasa.

    Reply
  6. pa sy sangat membutuhkan daun paliasa. kebetulan sy buka postingan bp. klo boleh sy mau minta alamat rumah bp. sy dr cikarang sy butuh buat obst liver orang tua sy. trima kasih

    Reply
  7. Sangat sangat menarik…. Insya Allah saya akan mengunjungi Bapak kalau saya ke Jakarta. Betapa nikmatnya jika kita hidup dengan berbagi. Trims

    Reply
  8. wah, selama 10 thun pasti sudah banyak yg dibantu ya Pak, semoga dibalas dengan ya Pak…
    semoga saya dapat pohon ini nanti kl udah berumah tangga, dan saya Niat juga Buat Amal seperti Bapak.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s