WP 11 – Klappertaart kukus

Selama ini aku masak klappertaart dengan cara memanggangnya. Tapi  hasilnya tidak jarang bahwa permukaannya tidak rata karena sebagian lebih tinggi. Selaen itu margarinnya suka  masih terpisah dari kuenya. Ketika ngobrol sama istri saya, dia bilang bahwa yang dijual di toko-toko kue gak ada yang gosong, mungkin kagak dipanggang tapi dikukus. Jadi terlintas di benak saya untuk mencobanya, tapi dengan sedikit modifikasi.

Berikut uraian pembuatannya.

Enam telor ayam, 150 gr gula (supaya gak terlalu manis, karena dulunya 175 gr), 1 sdt garam, ½ sdt kristal vanilla dan 1 sdt cream of tartar sebagai pengemulsi (dulu kagak pake) dikocok sampe berbuih.

Kocok sampe berbusa

Ayak ke dalamnya 100 gr tepung dan aduk.

Ayak terigu ke dalamnya, aduk

Tambahkan 100 gr margarin yang sudah dicairkan, aduk.

Tuangkan margarin cair, aduk

Masukkan ke dalamnya 500 cc susu (bisa dibuat sendiri dari susu bubuk), aduk.

Tuangkan susu, aduk

Masukkan ke dalamnya kerokan 2 kelapa muda yang udah saya iris kecil-kecil (maksudnya supaya tercampur secara merata), aduk.

Masukkan kerokan kelapa muda, aduk

Kalo mau diberi ke orang laen, tuangkan ke dalam tempat aluminium foil berbentuk empat persegi panjang, yang udah diolesi margarin sampe 1 cm di bawah pinggir atas, kukus.  Bila untuk dikonsumsi sendiri bisa digunakan wadah dari pyrex atawa logam.

Tuangkan ke dalam wadah

Jangan lupa lapisi kaen di bawah tutup dandang, supaya aer yang terbentuk karena kondensasi kagak netes ke kue.

Setelah ± 15 menit matikan api dan  biarkan menjadi dingin dalam kukusan (menghemat enerji).

 

Beri lapisan kaen di bawah tutup

Setelah dingin, parutkan keju ke atas permukaannya secara merata.

Lapisi dengan parutan keju

Jangan lupa membungkus sisa keju dalam kantong plastik sebelon dimasukkan ke dalam kotaknya. Ini perlu, agar sisa keju kagak jadi keras seperti batu!

Bungkus dalam plastik sebelon disimpan

Panggang dalam oven dengan api atas, dengan sekali-kali mengubah posisinya agar terpanggang secara merata.

Panggang dengan api atas

Bila permukaan sudah menjadi kuning ke-emas-emasan, angkat. Biarkan dingin. Sebaiknya masukkan dulu dalam lemari es, supaya menjadi lebih kental.

Angkat dari oven

Bila mau dihidangkan untuk tamu secara perorangan, bisa juga dimasak dalam wadah aluminium foil yang lebih kecil.

Bisa gunakan wadah yang kecil

Berbeda dengan klappertaart yang dipanggang doang, yang ini teksturnya jauh lebih halus.

5 thoughts on “WP 11 – Klappertaart kukus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s