WP 15 Cara saya ngadepin boss yang nyebelin (1)

Saya gak tau kenapa Allah menciptakan boss yang nyebelin.Tapi mungkin supaya kita tambah pandai cara menghadapinya. Memang kalo punya bosss yang nyebelin banyak anak buah yang jadi stress. Tapi kalo saya, daripada saya yang stress, mending si boss yang aku bikin stress.

Aku inget salah satu kejadian waktu aku bertugas di Jakarta. Waktu itu ada permintaan dari pusat supaya saya ngajar hiperkes buat para dokter perusahaan tempat saya kerja. Tempatnya di Bandung.

Saya tau karena si boss menghampiri meja saya dan sambil melempar surat permintaan tadi ke saya dia bertanya: “Apa kalo pak Margono ngajar, akan ada yang tambah pinter?” Mendengar pertanyaan yang bernada ketus, dengan tenang saya jawab: “ Gak tau tuh, tapi kalo bapakyang  jadi muridnya, jelas tidak!” Ampir aku tambahin: “karena IQ lu cuman setinggi mata kaki!” Tapi untung aku keburu ngerem mulut aku.

Tapi rupanya siangnya dia menghampiri saya. Sambil melemparkan amplop dia berkata: “Ini SPPDnya (SPPD = Surat Perintah Perjalanan Dinas) untuk ke Bandung. Tapi pulangnya tolong beliin saya sepasang kelinci besar di Lembang!” “Mana duitnya?” ku tanya. “Bayarin dulu, entar saya ganti!”

“Enak di elu, gak enak di gua!” pikir ku. Tapi aku diem aja. Lumayan bisa ngajak anak istri ke Bandung dengan hotel dibayarin perusahaan.

Pas mau pulang aku mampir dulu ke Lembang. Memang sepanjang jalan banyak peternakan kelinci yang besar-besar. Jadi aku beli sepasang. Tanpa nawar lagi aku bayar sebanyak Rp. 25.000 sesuai yang diminta sang peternak.

Waktu itu pulangnya masih lewat Jagorawi. Rupanya sepanjang jalan mobil bau pesing, karena kedua kelinci kencing se-enaknya.

Sampe rumah aku cuci mobil hingga wangi. Abis itu aku ke rumah sang boss untuk nyerahkan titipannya.

Sampe di sono alangkah senangnya dia dapat kelinci idamannya. “Berapa harganya?” tanyanya. Tanpa berkedip aku jawab: “Lima puluh rebu!” (dalam hati: tambah ongkos tahan napas dan ongkos bersihin mobil). “Mahal sekali!” keluhnya. “Kalo mau yang murah ada, tapi kelinci lokal yang kecil-kecil.”

Dengan muka cemberut dia serahkan 5 lembar puluhan rebu. Jadi tanpa say goodbye, aku tinggalkan dia mengagumi kelincinya dan meratapi dompetnya yang tambah kempes.

5 thoughts on “WP 15 Cara saya ngadepin boss yang nyebelin (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s