WP 36 – Para Manu(sia) La(ngka) Kumpul Lagi

Hari Minggu tanggal 10 Februari 2013 lalu, para manusia langka lulusan Fakultas Kedokteran UI taun 1963 kumpul lagi. Kali ini di rumah Dhien di kawasan Patra Kuningan. Meski kalo mau bergerak harus menggunakan perangkat pembantu, sang nyonya rumah  (sebelah kiri pada foto di bawah) dengan senang hati menerima para tetamu yang sebagian udah janda atawa duda. Maklum, semua udah berusia 74 taun ke atas.

1

Maksud pertemuan ini adalah membahas rencana kegiatan-kegiatan untuk  memperingati lima dasawarsa kelompok EGA (singkatan dari enam tiga, yaitu tahun kelulusan kami) yang akan jatoh pada pertengahan bulan September nanti.

Yang menjelaskan adalah dedengkot EGA yaitu Brotowasisto (berbaju abu-abu) dan Padmosantjojo (berbaju hijau muda).

Rencananya adalah mengadakan audiensi dengan dekan FKUI dan Iluni (Ikatan Alumni) FKUI, tour nostalgia ke Bukittinggi atawa ke Batu Malang dan masing-masing menyerahkan tulisan untuk mengisi buku dengan judul “Meniti 50 Tahun Karir Dokter 1963 – 2013”.

Mungkin yang saya bisa ikutin cuman ikut mengisi itu buku doang. Buat ikut tour sih nang hadong hepeng. Maklum pensiunan.

2

Setelah santap siang dan sholat lohor, para Egawati yang tinggal beberapa orang, minta difoto bersama. Eh, sejumlah Egawan maksa agar dirinya ikut dipotret juga. Kalo udah gitu, ya turutin aja. Daripada ngeyel kan? Kebetulan tukang potretnya cuman saya dan cucunya yang punya rumah doang.

3

Karena ingin ikut dipotret juga, aku titipin kamera saya ke cucu yang punya rumah.

4

Inilah hasilnya. Ada yang bisa terka saya dan istri saya yang mana? Coba perhatikan dengan cermat. Pokoknya kakek-kakek yang bulan depan Insya allah akan berumur ¾ abad.

5

Masih belon tau saya yang mana? Nih ada satu lagi. Coba perhatikan dengan cermat!

6

Acara yang cukup lama ini dimanfaatkan oleh Naatje, panggilan akrab buat Dr. Trisnawati, untuk beristirahat sejenak, ditemanin oleh Dr. Cysca Rampen.

7

Karena semua udah merasa penat, maka sekitar pukul 3 siang semua pada bubaran. Dr. Cysca dan istrinya Dr. Brotowasisto beruntung karena masing-masing bisa bawa ¼ dari sisa 2 spekkoek yang saya bawakan.

Yang jadi pertanyaan di hati masing-masing adalah siapa yang masih akan bertahan sampe pertengahan September nanti, mengingat satu persatu anggota EGA telah dipanggil pulang sama Yang Maha Kuasa.

Bila pada waktu itu saya tidak mengupload post baru di WordPress, maka berarti bahwa saya termasuk salah satu di antaranya.

7 thoughts on “WP 36 – Para Manu(sia) La(ngka) Kumpul Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s