WP 51 – Onde-onde

Onde-onde merupakan kue pasaran yang bertahan sampai jaman sekarang. Malah sering merupakan kue pasar yang dibawa se­waktu acara antaran. Di resepsi juga tak jarang merupakan kue yang ikut disajikan bersama kue-kue modern. Meski dalam format mini.

Entah siapa yang kasi nama itu. Apa mungkin orang Minang, yang sering berseru: “onde!”?

Bikin onde-onde sih tak susah amat, tapi ada beberapa trik yang harus di­perhatikan. Mau tau caranya?

Kue ini terdiri dari 2 komponen, yaitu adonan isinya dan adonan kulitnya. Sebaiknya siapkan adonan isinya dulu, karena kudu ditunggu sampai dingin.

Untuk adonan isi: 100 gr kacang hijau tanpa kulit direndam selama 2 jam, cuci bersih, tiriskan, kukus (untuk menghemat bahan bakar saya re­bus saja, terus disaring). Sesudah itu dihaluskan. Dengan ulekan bisa, dengan blender juga bisa.

Dalam 125 cc air didihkan 60 gr gula pasir, masukkan daun pandan dan se­dikit vanilli, kemudian masukkan kacang hijau yang sudah halus. Masak hingga kental. Setelah dingin, bagi jadi 16 bagian.

1. ADONAN ISI

Untuk adonan kulit: 150 gr tepung ketan, 25 gr tepung tapioka, 25 gr gula pasir, 1 sdt garam dan 1 sdm air kapur sirih dicampur.

Tambahkan 100 cc air, sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan jadi kalis. Setelah itu dibagi menjadi 16 bagian, sama seperti bahan isinya. Tiap bagian adonan kulit dipipihkan dan di tengahnya ditaruh adonan isi. Bungkus adonan isi dengan adonan kulit dan bulatkan sehingga berbentuk bola. Pastikan agar tidak ada udara terkurung di dalamnya, karena bisa bikin kue meledak sewaktu digoreng.

2. MEMASUKKAN ISI

Ada kalanya pada su­atu saat adonan kulit mengering, sehingga tampak retak-retak. Bila ini terjadi, celupkan jari kita ke dalam air dan oleskan ke adonan kulit se­hingga adon­annya lemas lagi. Celupkan adonan yang sudah diisi ke dalam air, tapi sebentar saja, dan gulung di atas piring yang ditaburi wijen, agar selapis wijen melekat pada permukaannya. Wijen yang diperlukan, tidak lebih dari 50 gr.

3. BERI LAPISAN WIJEN

Kumpulkan semua kue yang sudah diisi dan dilapisi wijen sebelum digoreng.

4. SIAP DIGORENG

Sekarang panaskan minyak secukupnya dan masukkan kue yang mentah ke dalamnya sehingga seluruh kue terendam dalam minyak yang panas. Bila sebelum digoreng terasa bahwa bagian kulit sudah mengering lagi, olesi permukaannya dengan sedikit air, supaya tidak retak sewaktu digoreng.

5. DIGORENG

Setelah matang, ang­kat, tiriskan dan setelah dingin siap untuk disajikan.

6. SIAP SAJI

Bila ingin membikin lebih dari 16 onde-onde, sesuaikan saja jumlah bahannya.

 

2 thoughts on “WP 51 – Onde-onde

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s