WP 70 – Nasi Kebuli

Karena pada suatu hari Sabtu anak-anak dan cucu-cucu mau datang, saya putuskan untuk membikin nasi kebuli.

Meskipun aku belum pernah bikin, aku punya banyak resepnya yang satu sama lain berbeda. Persamaannya adalah bahwa hampir semua menggunakan rempah-rempah yang aneh-aneh. Maklum ini makanan orang Pakistan. Jadi aku putuskan untuk bikin nasi kebuli modifikasi saya.

Beginilah caranya:

Bahan-bahan yang aku perlukan (kecuali acar)  adalah sebagai berikut.

1 Bahan

Pertama-tama aku haluskan 4 siung bawang putih (a), 7 bawang merah (b) dan 3 cm jahe (c). Bumbu ini aku tumis bersama 3 sdm bumbu kari siap pakai (d), daun serai (e), daun jeruk purut (f) dan daun kunyit (g).

(Sebetulnya pada tahap ini lebih baik bila menumisnya dengan menggunakan minyak samin (m), sehingga bila setelah matang tidak perlu ditambahkan minyak samin lagi)

2 Ditumis

Begitu masak, ku masukkan ¾ kg campuran iga kambing dan daging kambing (h) yang sudah diiris sebesar potongan sate. Masak sambil diaduk-aduk sampai dagingnya berubah warna.

3  Sampai daging berubah warna

Begitu berubah warna, tambah 1½ liter santan yang saya bikin dari 1½ kotak santan kemasan @200 cc (i), garam (j) dan 6 sdm kismis (k). Bila anda mau, santan dapat diganti dengan susu atau plain yoghurt.

4 Tambah santan kismis

Baru setelah itu dimasukkan 1 kg beras (l) yang sudah dicuci.

5 Tambah beras

Aduk sampai beras itu jadi karon. Pada tahap ini sambil dicicipi, aku tambah garam dan bumbu kari sesuai selera. Setelah jadi karon, semuanya dikukus sampai nasi masak. Waktunya kira-kira ¾ jam.

 6 Kukus

Karena ternyata yang dapat datang tepat waktu untuk makan siang hanya anak saya nomor dua bersama istrinya, maka saya sajikan satu wadah saja. Karena jumlah yang akan disajikan kira-kira ¼ dari nasi kebuli yang ada, maka saya campurkan ½ sdm minyak samin (m) ke dalamnya. (Bila sewaktu menumis sudah menggunakan minyak samin, maka penambahan minyak samin pada tahap ini tidak perlu lagi).

7 Minyak samin

Tanpa menggunakan cipoa, saya yakin anda dapat menghitung bahwa minyak samin yang diperlukan secara keseluruhan adalah 2 sdm. Minyak samin yang sering juga dinamakan sebagai ghee berbentuk padat, karena sebetulnya bukan minyak, tapi mentega yang dibuat secara khusus.

Nasi kebuli disajikan dengan bawang goreng (n)  dan acar. Mau ditambah kerupuk udang juga boleh.

Semula aku kira bahwa jumlah nasi kebuli seperti yang digambar di bawah ini sudah cukup buat makan siang saya. Eh, tau-taunya saya tambah sampai 2x. Sekali-kali rada rakus boleh kan?

8 Siap saji

Setelah eksperimen ini, maka saya sudah beberapa kali membuat nasi kebuli karena ternyata dalam keluarga saya banyak peminatnya.

7 thoughts on “WP 70 – Nasi Kebuli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s