WP 78 – Kok jadi males ya?

Gara-gara Multiply hanya diperuntukkan buat pedagang asongan, maka tukang dongeng seperti saya pindah ke WordPress dengan harapan bisa bikin rame seperti di Multiply dulu.

Ternyata tidak juga tuh. Berbagai post yang aku muat tak pernah disentuh orang. Pikir-pikir mending tutup aja account saya di WordPress ini.

Liat kolom “Reply” kosong melompong bikin aku jadi males memuat lagi post di WordPress. Mending tulisan-tulisan yang aku bikin, aku simpan di hard disk saya saja.

Jadi kalo betul gak ada yang berminat lagi, aku ucapkan saja “adios – parantos – permios”. Mungkin dalam waktu satu bulan aku hapus blog saya ini seperti yang pernah saya lakukan dengan blog saya di Multiply.

32 thoughts on “WP 78 – Kok jadi males ya?

  1. opa, ga ada yang koment bukan berarti ga ada yang baca. Setiap postingan opa yang terbaru, pasti masuk ke email ku loh.
    ha..ha..ha..

    blog aku juga jarang ada yang koment, dari sekian banyak postingan, paling cuma ada 4 koment😀

    Semangat opa.

    Ganbate…

    Reply
  2. jangan ditutup pak….. walaupun gak pernah bercomment diblog bapak, saya termasuk penggemar bapak, dan bapak termasuk inspirasi saya unuk menjadi dokter dan ibu yang lebih baik lagi..

    Reply
    • Mungkin juga. Tapi aku catat ada sejumlah kawan MP yang pindah ke WP.
      Bagi saya, kalo gak ada yang reply, mana tau aku bahwa ada yang baca.
      Kalo gak ada yang baca mending tutup aja kan?

      Reply
  3. Jangaaan…. Resepnya jd tempat nyontek nih, apalagi resep2 makanan yg jaraaaang banger saya temui, dan yg penting sudah lulus ujian dapur🙂
    Bitte…

    Reply
    • Di internmt kan udah banyak resep yang sliweran hasil copy & paste?
      Buat saya bikin patah semangat kalo berhari-hari post saya gak ada yang kasi reply.
      Rasanya kerjaan yang gak ada gunanya.

      Reply
      • Memang di internet banyak resep sliweran, tapi kita nyari yg udah melalui uji coba, dan kita tahu kredibilitas pembuatnya. Kan gitu pak Amir.

        Yang saya sebel, kalau kita nyari resep di internet lewat mesin pencari Google, yang muncul paling atas biasanya bukan yg kita cari, seperti situs abal2 hasil copas sana sini doang. Nyebelin. Yang bener2 resep, nyempil jauhhhh di bawah.

  4. Wah… jangan jadi males Om Amir.., posting aja terus, kan siapa tau berguna itu resep2 masakannya.
    Kalau soal jarang ada yg komentar tdk seperti di MP, begitulah WP, saya juga merasakan, kangen komentar teman-teman..
    tp tak apa, yg penting nulis terus..
    Smangat ya Om Amir🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s