WP 88 – Kacian Deh Loe

Cerita lelucon berikut ini bikin saya mau ketawa terbahak-bahak kalo pas teringat.

Ceritanya begini.

Konon ada pemuda bernama Wan Abud. Orangnya ganteng, kaya, tapi sayangnya pelit luar biasa. Pas pada suatu hari Jum’at, karena ada rapat di kantor cabang, dia gak bisa sholat Jum’at di tempat biasanya. Jadi dia parkir mobilnya di mesjid kampung.

Begitu menjelang khotbah, ada kotak amal digeser ke depannya. Dari kantong belakangnya dia ambil segebeng duit. Rupanya isinya duit ratusan rebu yang masih gress. Dari antara lembaran duit yang warna merah dengan seksama dia cari sesuatu. Akhirnya dia temukan selembar duit rebuan yang kumel. Rupanya itu yang dia cari. Jadi duit sisanya dia masukkin lagi ke kantong belakang.

Tapi begitu dia mau masukkin duit ribuan yang kumel ke kotak amal, jemaah di belakangnya nowel dia sambil nyodorin 3 lembar ratusan ribu.

Dalam hati si Wan Abud berpikir: “Dasar orang kampung yang sok. Mau nyombongin kasi amal sebanyak itu! Emangnya gak bisa nunggu giliran?”

Tapi tanpa ngomong apa-apa dia terima aja itu duit dan bersama duit ribuan kumel, dia masukkin ke dalam kotak amal.

Seusai sholat Jum’at, jemaah yang di belakang dia berkata: “Tadi duit bapak sebanyak 300 rebu jatoh dari kantong bapak!”

Mendengar itu, ampir aja Wan Abud jatoh kelenger.

22 thoughts on “WP 88 – Kacian Deh Loe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s