WP 99 – Ale, sang cucu yang jagoan

Ale, nama panggilan buat  Alessandro Alfaridzi Amir adalah cucu saya yang kelima yang merupakan laki-laki satu-satunya. Usianya sudah satu tahun lebih. Itu anak sangat ceria dan mudah tersenyum. Tapi ada bandel-bandelnya juga. Setiap benda yang baru dia liat, dia coba memegangnya, termasuk ceret berisi air panas hingga tangannya sempat melepuh. Tampang bandelnya tampak pada foto berikut.

Ale 1

Nah pada tanggal 29 April 2013 lalu, dia dibawa pengasuhnya ke rumah saya dari rumahnya yang bersebelahan dengan rumah saya. Rupanya waktu ayahnya sholat Ashar dia ikut ke kamar, naik tempat tidur kemudian terjatuh. Nangisnya sih cuman sebentar, tapi kelopak matanya tampak membengkak. Karena keadaan umumnya baik, saya berpendapat bahwa tak perlu ada yang dirisaukan. Cukup olesi thrombophob gel saja.

Ale 2

Tapi karena malamnya sekeliling matanya tambah bengkak, orangtuanya khawatir dan membawanya ke RS Pondok Indah untuk diperiksa secara radiologis. Lucunya sewaktu dimasukkan tabung CT Scan, dia tenang saja, sehingga mudah dapat  discan tanpa perlu dibius. Pada foto-foto CT scan tidak tampak ada gangguan pada otak dan mata kecuali ada retak pada tulang di sekitar alis mata kanan. Retak ini lebih tampak pada foto Xray berikut.

Ale 3

Atas saran dokternya esoknya diperiksakan ke ahli mata. Sebetulnya sih tak perlu, tapi karena orang tuanya khawatir dan biaya pengobatan ditanggung asuransi, ya biarin saja. Hasilnya seperti yang saya perkirakan memang tidak ada kelainan pada matanya, kecuali lebam, seperti tampak pada foto berikut.

Ale 4

Nah, inilah tampangnya sekarang. Tampak makin macho!

Ale 5

Patah tulang pada anak-anak memang cepat pulih. Itulah kenapa dulu pernah saya patahkan lengan bayi untuk menyelamatkan nyawanya. Perlu diceritain kagak?

12 thoughts on “WP 99 – Ale, sang cucu yang jagoan

  1. aduuh aku ngilu2 ngeliat gambar-nya..mata uda bengkak gitu senyum-nya masih manis aja si Ale hihihihi

    Opa Amir, cerita doonkk gimana itu patahin lengan? biar bisa keluar dari perut Ibu-nya ya?

    Reply
  2. ya ampun kaya kena tonjok sapa gitu.. cepat sembuh ya..
    jadi ceritanya pijimane itu pak kudu patahin lengan bayi untuk selamatkan nyawa? nyawa sapa? *kepo..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s