WP 127 Setengah abad jadi Dokter 1 dari 2

Tanggal 14 September1963  kami dilantik sebagai dokter oleh Prof Soekarjo yang waktu itu jadi dekan FKUI. Kebanyakan usia kami adalah 25 taun.

Beginilah tampang saya ketika dilantik. Karena dokter merupakan barang langka pada waktu itu, gak heran kalo jadi rebutan para orang tua untuk dijadikan menantu.

Image

Dasar saya yang suka cari yang laen dari yang laen, akhirnya baru pada usia 32 taun berhasil menggaet cewe yang umurnya 21 taun, dan sekarang jadi nenek dari cucu-cucu saya.

Beberapa taun setelah 1963 didirikanlah kelompok bernama EGA yang merupakan singkatan dari Enam tiGA Tapi saya curiga bahwa nama itu terpengaruh oleh tipe monitor komputer yang waktu itu ngetop, yaitu tipe enhanched graphic adaptor, yang juga disingkat sebagai EGA. Tapi kalo ditanyakan pada para pendiri, kagak ada yang mau ngakuin. Gengsi dong!

Nah pada tanggal 14 September 2013, kami persis sudah setengah abad jadi dokter. Pada masa lampau, setiap kelipatan lima atawa 10 dari tanggal 14 September, selalu diadakan acara gede-gedean. Tapi pada usia rata-rata 75 taun, fisik udah mulai menurun dan kantong pun semakin kempes. Yang kantongnya masih tebel adalah para spesialis yang masih praktek.

Nah pada taun ini disepakati untuk berkunjung ke almamater yaitu FKUI dan UI dilanjutkan ke Solo dengan kereta api pariwisata dan nginep di Hotel Paragon selama tiga malem.

Yang sekarang saya ceritain dulu adalah acara pada tanggal 14 September dulu.

Semula direncanakan untuk berkunjung ke FKUI dan RSCM dulu, tapi karena di FKUI ada wisuda para spesialis baru, maka kunjungan dialihkan ke Universitas Indonesia di Depok.

Kami berkumpul di Pusdiklat Kementerian Kesehatan di Kebayoran Baru yang tempat parkirnya luas dan aman, selanjutnya naek bus Blue Bird ke Depok. Karena tempat duduk dalam bus terbatas, maka yang bawa supir pergi ke sono naek mobil pribadi masing-msing. Di foto berikut tampak sejumlah kawan berpose sebelon berangkat. Yang paling tengah, sengaja datang dari Negeri Belanda, tempat dia sekarang bermukim

Image

Begitu nyampe di UI, pada turun dari kendaraan dan berfoto lagi. Nah saya ada juga dalam foto ini. Coba terka yang mana. Yang jelas gak seperti 50 taun yang lalu.

Image

Setelah keliling lagi, kami turun ke gedung, di mana FKUI nantinya dipindahkan.

Katanya sih udah dipake buat mahasiswa preklinik. Bener enggaknya aku gak tau. Maklumlah udah rada “budi” alias budek dikit.

Image

Karena waktu itu udah lewat tengah hari, ketika pemandu nawarin untuk nengok perpustakaan, semua tereak: “Terus aja!”

Sampelah kami di restoran yang di tepi danau. Karena tiba-tiba kedatangan ampir seratus tamu, para pelayan sempat keder juga.

Ginilah suasananya ketika nunggu makanan datang. Kalo lagi makan sih rasanya gak sopan kalo fotonya dipajang.

Image

Sebagai info tambahan, kelompok EGA udah tinggal sekitar 48% yang masih hidup. Termasuk saya tentunya.

14 thoughts on “WP 127 Setengah abad jadi Dokter 1 dari 2

  1. seneng liatnya Om.. reuni sesama temen2., muka2 pinter dan cerdas semua nih keliatannya hehehe…sehat2 selalu ya buat Om dokter dan teman2nya.. jangan cepet2 kelompok EGA jadi 30%🙂

    Reply
  2. Alhamdulillah berhasil di-upload. Gara-gara pake USB modem dengan kartu TRI, beberapa kali aku gagal masukin foto-foto ke dalamnya. Rupanya kudu abis sholat subuh, ketika kebanyakan pengguna kartu TRI masih tidur nyenyak ya?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s