WP 129 Jalan-jalan gaya raja, dengan duit seadanya 1 dari 4

 

Setelah beberapa kali dibahas, akhirnya diputuskan bahwa untuk merayakan 50 taun jadi dokter, EGA akan jalan-jalan ke Solo. Karena beberapa anggota kami udah kudu pake kursi roda, diputuskan untuk naek kereta api wisata aja yang dalamnya cukup luas untuk menjalankan korsi roda. Dari 3 kereta wisata yang ada, lokomotif cuman kuat narik 2 dengan kapasitas 19 dan 20 penumpang, sehingga sisanya bakal diangkut dengan kereta eksekutif. Biaya Jakarta – Solo pp pake ketiga kereta itu jatuhnya sekitar 100 juta. Untung ada seorang pasien yang berhasil dibedah otaknya oleh Prof. Padmo Santjojo menawarkan diri untuk membayarnya. Malah dia nambahin 50 juta lagi.

Direncanakan untuk menginap 3 malam di hotel Paragon dan pada siang harinya mengunjungi sejumlah objek wisata. Dengan sumbangan sejumlah anggota EGA yang masih praktek, maka setiap orang yang mau ikutan diminta nyumbang 1,5 juta aja. Mula-mula saya ragu juga untuk ikut, karena uang pensiun dari dulu segitu-gitu aja. Malah sekarang jadi di bawah UMR. Tapi alhamdulillah anak-anak mendorong untuk ikut serta dengan masing-masing nyumbang buat ongkos jalan dan uang saku.

Jadi hari Senen tanggal 16 September 2013 berangkatlah kami. Buat yang ada gangguan kesehatan dipersilahkan naek kereta wisata pulang balik, sedang yang sehat dibagi dua supaya bergiliran bisa nikmatin kereta wisata. Kebetulan kali itu, saya dan istri saya kebagian duduk di kereta eksekutif seperti di gambar berikut.

Image

Yang di kereta wisata tampaknya sangat menikmatinya sehingga tidur pules.

Image

Saya sih sih sibuk motret sini-sana hingga kagak sempat tertidur. Karena di kereta wisata ada kitchenette tempat makan siang disajikan, saya dan istri saya berpose di sono.

Image

Gitu nyampe di setasiun Solo-Balapan, kami minta tunggu di ruang VIP sambil barang bawaan kami dibawa dengan kendaraan tersendiri ke hotel. Baru setelah itu kami diangkut dengan sejumlah minibus ke sono.

Image

Sambil nunggu check-in, kawan-kawan minta dipotret.

Image

Malamnya kami berangkat ke salah satu restoran untuk santap malam. Saya sih cuman isi perut sekadarnya aja. Soalnya kudu jaga stamina agar kagak ambruk karena kekenyangan,

Image

Selesai makan, bukannya pulang, malah pada ajojing dan poco-poco. Aku sih nonton aja. Gitu pulang langsung tidur. Maklum udah tua.

Image

15 thoughts on “WP 129 Jalan-jalan gaya raja, dengan duit seadanya 1 dari 4

  1. Looks like a lot of fun, wish I was there ! Excellent reporting with fantastic pictures.
    Margono you may have missed your calling ( smile), Tom Lie

    Reply
  2. Kabita lihat kereta wisatanya… Terus salut sama kekompakkannya, meski sudah sepuh, tapi tetap semangat muda dan kompaaaak..
    Ditunggu cerita selanjutnya ya Pak..:)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s