WP 169 Memotong tulang secara profesional

Kemarin, tanggal 5 Oktober 2014, Mira, anak saya, bersama suaminya memotong seekor sapi, antara laen atas nama saya dan istri saya.
Sapinya sempat saya foto bersama cucu-cucu saya, Mazaya, Ifa dan Mudhya.

1

Sorenya kami diberi 3 kantong berisi daging. Dua kantong berisi daging sapi tanpa tulang, sedangkan kantong laennya berisi punggung kambing. Entah gimana caranya kok Mira dapat bagian kambing juga. Mungkin dibarter sama tetangganya ya? Nah, karena punggungnya bertulang, jelas gak bisa dimasak gitu saja. Jadi istri saya minta saya memotongnya. Pikir-pikir, kalo motong pake golok, pasti tulangnya pecah berantakan.
Jadi teringat waktu saya masih sering membedah pasien. Untuk memotong tulang ada gergaji khusus, yang matanya mirip gergaji besi.
Jadi setelah gergaji besi saya saya cuci bersih, mulailah saya menggergaji punggung kambing tadi.
Ternyata perkerjaan ini kagak susah dan kagak ada risiko jari ikut putus karena golok meleset.
2

Mau tau hasilnya? Liat aja foto di bawah ini.
3

Cukup profesional kan?

8 thoughts on “WP 169 Memotong tulang secara profesional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s