WP 197 Lemper

Sebetulnya saya tidak teramat suka sama lemper. Tapi karena istri saya kepingin sekali makan lemper buat berbuka puasa, maka hari Senin lalu aku coba membikinnya. Di internet banyak sekali resepnya, tapi masing-masing ada kekurangannya dan kelebihannya. Jadi seperti biasa saya coba nyusun resep sendiri.

Berikut tampak bahan-bahan yang diperlukan, yang tidak ditampilkan adalah garam, gula dan air. Jumlah yang diperlukan juga belum tentu seperti yang tampak di gambar.

Karena beras ketan yang ada hanya 0,4 liter, maka sejumlah itulah yang saya gunakan.

Mula-mula ketan saya karoni dengan 200 cc air yang sudah dimasukkan 1 sdt garam, 2 batang sereh yang sudah dipipihkan dan beberapa lembar daun salam. Supaya tidak gosong, aduk terus hingga air hampir habis, kemudian ditambahkan 3 sdm santan kemasan.

Berbeda dengan beras, ketan tidak memerlukan banyak air untuk menanaknya. Jadi sewaktu bikin karon, airnya pas-pasan saja, karena bila kurang, bisa ditambahkan sewaktu mengkukusnya.

Setelah cairannya kering, ketan mulai dikukus. Bila sudah matang, ternyata terlalu kering, tuangkan sedikit air matang di atasnya secara merata, aduk dan kukus lagi.

Untuk bumbu isinya, saya ulek 6 butir bawang merah, 5 butir bawang putih, 1 sdt ketumbar, 1 sdt bubuk lada hitam (karena tidak punya lada putih) dan 3 butir kemiri. Karena akan dimasak lagi, sengaja kemiri tidak saya sanggrai dulu. Setelah lumat, saya masukkan 200 gram daging ayam (tanpa kulit) yang sudah direbus dan disuwir-suwir, kemudian ulek lagi bersama bumbu. Maksudnya adalah supaya serabut-serabut daging ayam menjadi lebih halus.

Daging ayam yang sudah dicampur dengan bumbu direbus dengan air bekas merebus daging ayam yang bila perlu ditambah sedikit. Masukkan ke dalamnya 2 batang sereh yang sudah dimemarkan, beberapa lembar daun salam, 3 sdm santan kemasan dan garam serta gula secukupnya. Aduk terus sampai kering, baru diangkat.

Keluarkan daun salam dan batang sereh dari ketan dan bahan isi. Kemudian ambil sebanyak 2 sdm ketan di atas daun pisang selebar 10 cm dan di atasnya beri 1 sdt daging ayam yang sudah diolah.

Pipihkan dan gulung sehingga penampilannya seperti pada gambar berikut.

Kemudian bungkus lagi dengan daun pisang. Saya tidak suka membungkus dengan plastik, karena bila plastik terkena panas dapat menghasilkan zat yang dapat menyebabkan kanker. Daun pisang yang saya gunakan berjumlah 2 lembar.

Dari bahan sekian banyak dapat dihasilkan 9 lemper berukuran besar. Bila anda hanya lihat hanya ada 8 lemper, maka itu disebabkan karena satu sudah saya cicipi.

Bila anda mau menambah aromanya, silahkan panggang sebelum disajikan.

Heran saya. Kok habisnya cepat sekali ya? Padahal bikinnya cukup lama.

6 thoughts on “WP 197 Lemper

  1. Trims Pak dokter, saya mau coba aaaah, keliatannya bikin lemper gamoang yaa.,hehehe…anak saya suka sekali lemper, good tips, mmg sy lagi cari nih resep lemper. Kbnyakan yg ada tnpa foto. Dgn adanya foto jd lebih memudahkan dan sangat bermanfaat.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s