WP 204 Bakpia isi kacang hijau

Kalau saya ke Jogja, saya tidak pernah lupa membeli bakpia isi kacang hijau. Tentu saja saya pilih yang (katanya) halal. Soalnya menurut kata orang ada yang menggunakan lemak babi supaya biaya pembuatan dapat ditekan. Tapi entahlah, soalnya sampai sekarang rasanya belum ada yang bersertifikat halal.

Beberapa waktu lalu mba Tata, salah seorang penggemar blog saya ini mengirim saya bakpia dari Jogja, tempat dia berdomisili. Trims ya!

Terpikir oleh saya untuk membuatnya sendiri. Begitu cari resepnya di internet, bermacam-macam resep terpampang. Jadi saya coba gabungkan sejumlah resep agar dapat memperoleh yang kulitnya renyah dan berlapis-lapis.

Karena proses pembuatannya memerlukan waktu dan setelah itu harus didinginkan dulu, saya siapkan bahan isinya terlebih dulu.

Mula-mula 100 gram kacang hijau saya rendam selama 2 jam supaya menjadi lunak. Seharusnya sih kacang hijau yang sudah dikupas, tapi karena lebih mahal saya gunakan yang masih berkulit. Selain itu, kata orang dalam kulitnya terdapat banyak zat yang bermanfaat bagi kesehatan. Apakah betul, saya tidak tahu.
Kacang hijau yang sudah lunak dikukus dulu hingga mekar dan setelah ditambah 100 ml santan kental kemasan dihaluskan dengan blender. Kemudian setelah ditambah ¼ sendok teh garam, 2 – 3 lembar daun pandan dan 100 gram gula pasir, dimasak di atas api kecil sambil diaduk hingga agak mengering. Setelah itu saya bagi menjadi 24 bagian, bulatkan dan sisihkan. Di internet semua membaginya menjadi 20 bagian, tapi dalam pengalaman saya, lebih mudah membagi menjadi 24 bagian daripada jadi 20 bagian. (Coba pikir kenapa!)

Supaya kulit kuenya bisa berbentuk berlapis-lapis diperlukan 2 jenis adonan kulit.

Untuk adonan kulit # 1: 125 gram tepung terigu protein sedang dicampur dengan 25 gram gula bubuk, ¼ sendok teh garam, 30 gram margarin dan 40 ml air sampai kalis. Setelah itu saya bagi menjadi 24 bagian, bulatkan dan sisihkan.

Untuk adonan kulit # 2: 65 gram tepung terigu protein sedang diaduk dengan 50 gram margarin hingga kalis, kemudian dibagi menjadi 24 bagian, bulatkan dan sisihkan.

Tumpukkan satu bulatan adonan kulit #2 di atas satu bulatan adonan kulit #1 dan pipihkan.

Pinggirannya dilipat ke tengah, kemudian pipihkan lagi. Setelah pipih, permukaan atasnya dilapisi dengan sedikit minyak goreng, lipatkan dan pipihkan lagi. Lakukan hal ini sekali lagi.

Baru taruh satu bulatan adonan isi di atasnya dan rapatkan pinggirannya dan bikin bulatan yang pipih.

Bulatan-bulatan pipih yang sudah terbentuk ditempatkan di atas loyang yang sudah dilapisi margarin dan panggang dengan api bawah dalam oven pada suhu sedang (±180 0 C) selama ¼ jam. Balikkan dan panggang lagi selama ± 5 menit. Angkat dan dinginkan.

Jadilah 24 bakpia yang renyah dan lezat yang biasanya sebentar saja habis. Tapi bila masih tersisa, simpan saja dalam tempat tertutup hingga dapat bertahan sampai sekitar satu minggu.

8 thoughts on “WP 204 Bakpia isi kacang hijau

  1. Pingback: Bakpia Pathok | nialasaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s