WP 208 Ketupat dari nasi sisa

Waktu malam Lebaran (Kamis malam Jum’at tanggal 16 Juli 2015) keluarga istri saya kumpul di rumah saya untuk berhalal bihalal. Meski disediakan ketupat, masih juga ada yang minta nasi. Hari Sabtunya kami ke Bandung dan baru pulang hari Minggu. Baru hari Senn saya liat dalam lemari es ada nasi yang sudah mengering tapi tidak basi. Mau dimakan gimana, soalnya lauk buat ketupat masih banyak sedang ketupatnya sudah habis. Jadi saya ke pasar cari janur dan mulai nganyam lagi kulit ketupat.

Setelah selesai, terfikir oleh ku untuk memanfaatkan nasi sisa untuk dibuat ketupat. Daripada dibuang kan? Mula-mula saya basahi nasi dengan sedikit air. Kemudian nasi yang berbungkal-bungkal ditekan-tekan supaya berbentuk butiran lagi.

Isikan nasi ke dalam kulit ketupat hingga penuh, baru kemudian direbus dalam presto cooker hingga 45 menit setelah mendidih, bersamaan dengan kulit ketupat yang diisi beras sebanyak ½ isi kulit ketupat lebih sedikit. Hasil yang diisi nasi sisa ada di atas piring plastik berwarna hijau.

Hasilnya tidak berbeda dengan ketupat yang dibuat dari beras. Tapi untungnya bisa menyelamatkan nasi sisa dari keranjang sampah.

Mudah-mudahan dengan tutorial ini pada lebaran – lebaran berikut nasi sisa dapat dimanfaatkan menjadi ketupat.

21 thoughts on “WP 208 Ketupat dari nasi sisa

  1. maaf lahir batin, pak. atas salah2 kata saat saya meninggalkan komen disini. btw saya sampe hari ini blom makan opor,gulai dan ketupat, hehehe.

    Reply
  2. Selamat pagi dr Margono yang baik…. Pertama saya sampaikan bahwa tanaman Paliasa yg saya ambil kira2 6 minggu yang lalu sudah tumbuh dengan baik sampai saat ini…… semoga dapat memberi manfaat untuk banyak orang.. Kedua… saya ingin acungkan jempol untuk dr Margono yang super hebat…. ide membuat ketupat dari nasi sisa betul2 menjadi inspirasi, Terimakasih dokter,sehat selalu dan GBU

    Reply
    • Saya senang bahwa tanaman paliasa sudah tumbuh dengan baik.
      Soal bikin ketupat dari nasi sisa bukan hal yang super hebat sih.
      Cuman menggunakan sedikit logika aja kok.

      Reply
  3. opa….setelah sekian lama baca blognya lewat notif gmail, akhirnya kini daku bisa komen juga. mohon maaf lahir batin ya dari avis jika dalam pertemanan dari zaman MP hingga kini ada tutur kata yang kurang berkenan. pgen bgt berkunjung neh nyicip masakan opa yang enaaaak2. sehat selaluuuuu🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s